• Desa Sri Bandung, Abung Tengah, Lampung Utara — kalau biasanya pendamping desa sibuk dengan laporan dan rapat, kali ini suasananya beda! Para pendamping dan warga justru kompak mencoba wahana ekstrem tapi kocak: meluncur lewat tali tambang menyeberangi sungai wisata Sri Bandung. 

    Awalnya semua terlihat berani. Tapi begitu kaki mulai menggantung di atas sungai, deg-degan langsung terasa. Ada yang meluncur mulus seperti atlet profesional, tapi ada juga yang baru setengah jalan sudah “terjun bebas” ke air sambil teriak, “Tolong!” 

    Tawa pun pecah di sepanjang sungai. Tapi di balik keceriaan itu, ada makna dalam: warga desa berhasil menjadikan sungai biasa sebagai destinasi wisata kreatif yang menghidupkan ekonomi lokal. Pendamping desa mengapresiasi semangat warga yang mampu memanfaatkan potensi alam tanpa merusak lingkungan.

    “Saya kira cuma survei, ternyata ikut basah juga,” kata salah satu pendamping sambil tertawa.

    Dari Sri Bandung kita belajar, petualangan dan pembangunan bisa berjalan seiring, selama ada semangat dan tawa yang tulus dari warga